Mahasiswa Ilmu Komunikasi FISIP UPRI telah resmi menyelesaikan program magang Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) pada 14 September, 2026 di Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan. Selama kurang lebih enam bulan, mahasiswa Ilmu Komunikasi menjalani program magang pada bagian perencanaan di Inspektorat Daerah. Magang tersebut setara dengan 23 SKS mata kuliah.
Andini, selaku mahasiswa yang melaksanakan program magang, mengatakan bahwa dirinya mendapatkan banyak pengalaman berharga selama menempuh mahasiswa magang tersebut.
"Menurut saya, aktivitas persuratan itu adalah bagian dari media komunikasi kedinasan. Saya juga diajar untuk melihat bagaimana proses komunikasi berjalan pada bagian perencanaan," tutur Andini.

"Teman-teman mahasiswa yang magang di sini semua bagus attitude-nya. Di sini juga adek-adek kami dampingi dan kami bimbing juga dalam proses perencanaan, sehingga mereka bukan cuma jadi mahasiswa magang, tetapi sudah bagian seperti layaknya pegawai kami di sini," ujar Nuzliah Qurniaty Syam, S.E., Ak., M.Adm.KP. selaku Sekretaris Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
Nuzliah juga menjelaskan dalam pertemuan dengan pihak program studi saat penarikan mahasiswa bahwa pihaknya membuka kesempatan bagi teman-teman mahasiswa yang ke depannya ingin melakukan penelitian di Inspektorat Daerah Provinsi Sulawesi Selatan.
"Sebagai program studi, kami berkomitmen untuk mendukung penuh hak belajar teman-teman mahasiswa Ilmu Komunikasi di luar kampus melalui program MBKM ini yang tentunya dapat menjadi jembatan antara teori komunikasi yang dipelajari di kelas dengan praktik yang di instansi," tutur Janisa Pascawati, selaku Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi. Menurutnya, program magang di instansi, baik pemerintah maupun swasta, dapat menjadi laboratorium mahasiswa sebelum benar-benar terjun ke dunia kerja.



